alunan memori cinta yang terpendam ( bagian 19)

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

alunan memori cinta yang terpendam ( bagian 19)

Post by pujangga.edan on Wed Nov 05, 2008 5:44 pm

Hari kini sudah hampir sore,aku dan ADIE lagi ngobrolin masalah untuk pulang,namun ku pastikan kalau pulangnya malam saya,karena aku masih berat hati untuk berpisah dengan POPPY.
Saat aku lagi ngobrol dengan ADIE,terdengar jerit suara tangis bayi dari kamar sebelah,mendengar suara tangisan itu POPPY dari kamarnya lansung lari keluar,dan tak lama dia kembali dengan menggendong bayi milik tetangganya yang berada di kamar sebelah.
Bayi yang sehat,putih dan montok itu digendongnya oleh POPPY,yang dimana sambil memanjakanya sehingga suara tangisan pun berhenti,oleh geong pangkuan yang ia berikan,dan POPPY membawa bayi itu ke kamarnya,dan membaringkanya,karena lucu dengan bayi itu aku juga ikut menggodai bayi itu,dan POPPY menyuruhku untuk menjaga bayi itu,kerana dia mau ngmbil karpet untuk mencegah kalau si bayi itu ngompol.
ADIE yang tadi berada di seramba depan tivi pun ikut masuk untuk menggoda bayi itu namun hanya sebentar,dan hanya mencium saja,dan dia mendekati YULIE yang yang mungkin dari tadi sempat tertidur di pojok kamar,sementara itu POPPY membatai dengan bantal gulingya untuk sang bayi itu,aku dan POPPY sibuk mengurusi bayi itu.

“ anganku melambung dan memikirkan bagaiman sibuknya jikalau kita punya anak yang masih bayi seperti ini, hadiranya bayi itu di sini cukup berkesan,dan mungkin suatu saat aku pun pasti kan mengalami hal yang seperti ini “.
Karena aku suka dengan bayi itu kuciumi dan ku ganggu dia,sampai nangis,POPPY pun memarahiku,dipangkunya kembali bayi itu,di usap – usapnya sampai tak lama berhentilah tangisan dan berganti dengan tidur,karena berat dari tadi mengais,POPPY menidurkanya di tempat yang sama,mengelenoninya,dan membelakangiku,sementara di sebelah kiri bayi ada ADIE dengan YULIE .
Aku yang berada di belakang POPPY,yang sambil tiduran kupeluk dia dari belakang,dengan penuh rasa sayang,POPPYmembalikan tubunya jadi berbaring,dan bertanya padaku.
“a…?apa kita nanti akan begini kalau kelak suatu hari nanti kita punya momngan?”tangnya dia padaku
“mungkin…tapi masih jauh neng!!”jawabku sambil tanganku mengusap – ngusap pangkal rambutnya,dan kusambut dengan mencium keningnya.
Sungguh dimana suasana saat itu adalah saat – saat yang indah,dan romantis aku merasa ingin banget memillik dia untuk selamanya.
Tak lama dari semua itu,bayi pun terbangun dan nagis lagi,terbangunya dia karena ngompol,dan mungkin ingin nyusu,POPPY pun membawa bayi itu keluar dan memberikanya kepada ibunya.ku bereskan tempat tidur dan ku gulung karpet bayi itu dan POPPY mengembalikanya

next page ...

pujangga.edan
Kembang
Kembang

Jumlah posting : 63
Join date : 19.10.08
Age : 28
Lokasi : cirebond

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik